MEGONO , mungkin untuk agan dan sista yg bukan bertempat tinggal di pantura Jawa Tengah bagian barat akan merasa aneh dengan masakan ini, tapi Nasi Megono ini adalah primadona kuliner untuk masyarakat Kabupaten Batang, Kota Pekalongan, Kabupaten Pemalang, dan sekitarnya. konon hampir 70% masyarakat Batang dan Pekalongan makan Nasi Megono untuk sarapan, harganya pun sangat terjangkau, 1 pincuk(bungkus memakai daun pisang) dihargai 1000-2000 rupiah saja.

Nasi Megono
adalah makanan khas dari daerah pantura Jawa Tengah bagian barat. Makanan ini biasa ditemukan dan sangat familiar di daerah Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kabupaten Batang, sampai Kabupaten Pemalang. Meskipun lebih identik dengan daerah Kabupaten Pekalongan, tepatnya di daerah Kedungwuni di sini hampir sepanjang jalan terdapat warung lesehan sego megono, karena makanan ini paling banyak ditemukan di warung-warung sepanjang jalan di Pekalongan. Nasi Megono terdiri atas nasi yang diatasnya diberikan cacahan nangka muda yang dicampur dengan parutan kelapa beserta bumbu-bumbu lainnya. Nasi megono biasa disajikan dengan mendoan yaitu tempe goreng tipis bertepung yang setengah matang.
bisa dikatakan kalau megono adalah urab tapi berbahan nangka muda bukan dari sayuran.

BAGAIMANA MEMBUAT MEGONO?

berikut ane bakal ngasih tau bahan2 dan cara membuat MEGONO...

bahan2 :
250 gram nangka muda, cincang, rebus

bumbu:
½ butir kelapa setengah tua, parut
2 lembar daun jeruk purut
2 lembar daun salam
bumbu yg dihaluskan :
3 siung bawang putih
2 siung bawang merah
2 cm kencur
6 buah cabai merah keriting
½ sdt terasi, bakar
1 sdm gula merah
½ sdt garam

cara membuat :
campur bumbu urap yang sudah dihaluskan dengan kelapa parut, daun jeruk, dan daun salam, aduk rata, kukus selama 25 menit angkat. Campur dengan nangka, aduk rata, sisihkan
Next
This is the most recent post.
Previous
Older Post

0 comments:

Post a Comment

 
Kuliner Nusantara © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top